Ramai kita temui pelajar-pelajar yang cemerlang di Malaysia ini , tidak terlihat kecemerlangannya dan sikap dan penampilannya di depan khalayak ramai.
Apakah pendidikan di Malaysia ini tidah ambil berat hal ini, sehingga banyak cerdik pandai tidak menyerlah padahal ilmu yang dimilikinya cukup luas.
Sebagai orang tua, kita merasa khawatir dengan hal ini. Bagaimana kita dapat menanamkan pada anak kita supaya dia percaya diri dan berani tampil ke depan.
Saya memulai langkah ini sedini mungkin, ketika mulai bersekolah, saya sudah melatih dia untuk berani, walaupun kelihatannya remeh temeh tetapi memberi makna yang sangat besar.
"Nanti di sekolah kalau cik gu suruh menyanyi Iya mesti angkat tangan dan menyanyi ke depan", walaupun dengan rasa berat Iya menurut perintah ibunya. Dia menyanyi ke depan .
Disinilah bermulanya timbul kepercayaan pada diri sendiri, berdiri di depan ramai melakukan sesuatu.
"Dua hari lagi kak Lila akan menyambut hari jadi nanti harus Iwan yang jadi juru acaranya,
Iwan mesti boleh, sebab Iwan laki-laki ", saya membujuk anak laki-laki saya supaya berani tampil ke depan.
" Tak mau lah bu , ibu ni ada-ada je, mengapa pula Iwan , Iwan tak kenal kawan-kawan kak Lila tu ," Iwan mengemukakan berbagai-bagai alasan, dia memang betul-betul tak mau.
"Bukan kawan-kawan kak saja yang di jemput , semua jiran-jiran kita juga di jemput , mereka semua kenal Iwan.", bermacam-macam alasan saya kemukakan.
"Iwan tak nak, orang tak adapun buat macam tu, ambil makanan terus makan dan sudahtu balik, tak payah-payahpun" , Iwan terus membantah dengan bebagai-bagai alasan.
Saya terus berpikir alasan apa lagi yang harus saya kemukakan kepada Iwan , untung saya teringat, semalam Iwan meminta wang untuk beli sesuatu tapi tidak saya beri.
"Iwan kalau Iwan mau jadi juru acara hari jadi kak Lila ni ibu beri Iwan wang RM 10,--
nanti ibu akan tuliskan apa ucapan Iwan, dan dapat Iwan hafalkan dalam masa tiga hari ini. " inilah senjata terakhir aku , mudah-mudahan anakku mau melatih dirinya.
Majelis hari jadi anakku Lila berlangsung , Iwan murid baru naik derjah tiga
jadi juru acaranya.
"Iwan pandai jadi macamtu !! Eh tak sangka Iwan pandai macamtu ", bermacam-macam komen kawan-kawan yang sebaya dengannya. Sekarang Iwan dikenal sebagai orang yang berani di kalangan kawan-kawannya. Timbul sesuatu yang baru dalam kehidupan Iwan , setiap kali ada apa-apa disekolahnya Iwanlah yang tampil ke depan , tiada rasa malu, tiada rasa takut, dan tiada rasa canggung .
Mungkin sekarang anda mengenal Mohd Irwan Dahnil , seorang yang penuh kepercayaan pada dirinya dan.................... mungkin anda tahu tanpa saya paparkan disini.
Masih ada dua cerita lagi , kalau anda sudi mendengarnya untuk anak-anak anda jua.
No comments:
Post a Comment