Wednesday, 1 February 2012

DIIKHLASKANKAH ILMUKU INI ?

Jika anda susah untuk mengingat pelajaran, jangan risau, ada jalan bagi anda supaya anda mudah menerima pelajaran.
  Anda mesti menyediakan diri anda untuk menjadi orang yang pandai, tidak putus asa , jangan lupa berusaha.

Dari pengalaman saya , saya bergantung kepada bibir guru , apa saja yang dikatakan guru tidak pernah lepas dari pendengaran saya.

Tanamkan rasa kasih sayang dengan guru , dan hormat kepadanya, walaupun dari segi kedudukan atau kewangan anda lebih dari guru anda.

Ilmu yang anda dapatkan dari guru itu benar-benar diikhlaskan oleh si guru barulah ilmu itu  berkat untuk anda dan dapat anda gunakan untuk membentuk masa depan anda.

Dapat saya berikan contoh ilmu yang tidak diikhlaskan . Anda dapat menyaksikan berapa banyak bangunan- bangunan besar runtuh , walaupunkita tahu banyak penyebabnya tetapi salah satu sebab tersembunyi yang tak pernah terlintas di kepala adalah sebab ilmu yang digunakan para engineer  atau arkitek tidak diikhlaskan oleh guru- guru mereka . Mengapa? jawabannya ada dalam hati masing-masing hanya Tuhan yang mengetahuinya.

Apakah anda menilai guru anda dari pakaiannya , bajunya, atau kasutnya yang tidak sehebat yang anda miliki ? Ini juga menyebabkan anda susah menerima pelajaran dan susah  untuk mengingatnya.

Ikhlaskan hati anda siapapun guru anda itu adalah yang terbaik bagi anda.

Nilailah mereka dari sumbangan mereka kepada kehidupan anda .

Wahai para guru sayangilah murid-murid anda, tanamkanlah dalam hati anda bahwa tugas anda sangat mulia. Ditangan anda terletaknya masa depan murid-murid anda, seolah-olah anda yang mencorakkan masa mereka, dan apa yang terjadi dengan mereka ada saham anda disitu. Sekaligus anda juga ikut mencorakkan generasi yang akan datang, Bersiaplah anda untuk menjadi cermin, yang akan dicontoh, ditiru, diperhatikan, dalam setiap gerak dan langkah anda.

Tanyalah hati anda apakah anda menjadi guru sebab anda yakin dapat memikul tugas seorang guru atau sebab tidak ada pilihan lain ? Jika demikian kita masih ada kesempatan untuk belajar jadi seorang guru yang sebenar-benar seorang guru.
Salam sayang untuk semua yang berkecimpung dalam arena pendidikan, dari saya
Norlaili Yusof.                        

No comments:

Post a Comment